Kebumen News :
Home » » Kementrian Agama Meresmikan Asrama Putra SMP MTA

Kementrian Agama Meresmikan Asrama Putra SMP MTA

Written By MTA ONLINE on Jumat, 30 Desember 2011 | 07.18

KIPRAH Yayasan Majlis Tafsir Al Qur’an (MTA) Surakarta di dunia pendidikan mendapat apresiasi dari Kementerian Agama. Yayasan yang telah berdiri sejak 19 September 1972 ini dinilai sebagai salah satu sendi pokok pembangunan nasional yang mendukung pendidikan putra-putri bangsa.Bagaimana tidak? Dana miliaran dikeluarkan oleh yayasan untuk membangun sekolah mulai dari jenjang TK-SMA. Jumlah serupa juga dikeluarkan untuk membangun asrama yang menjadi pusat pendidikan islami.
Wakil Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar saat meresmikan asrama putra SMP MTA Gemolong Sragen, Ahad(4/12), menyatakan pemerintah tak bisa berjalan sendiri untuk mencerdaskan bangsa. Peran aktif pihak swasta amat dibutuhkan. Kontribusi yang diberikan sekolah-sekolah swasta dan madrasah amat besar sehingga tak bisa dipandang sebelah mata. “Pemerintah sangat berterima kasih kepada MTA yang telah ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak satu sen pun bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” kata Nasaruddin.
Yayasan MTA dianggap telah memulai pendidikan yang menjadikan Alquran sebagai rujukan. Menurut Nasaruddin, tak semua sekolah memiliki visi-misi demikian. Terkadang visi misi ada namun implementasi kurang.
Di sekolah-sekolah milik MTA, sekitar 30 persen materi kurikulum adalah pelajaran agama. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan beberapa sekolah lain. Pelajaran yang diberikan di antaranya Alquran-Hadis, fikih, sejarah kebudayaan Islam, Bahasa Arab, tahfidz, tahsin, dan khitabah. Mata pelajaran itu bersifat wajib bagi semua siswa. Berbekal ilmu agama, setiap lulusan sekolah MTA memiliki karakter kuat.
Kelebihan lain adalah penyediaan asrama yang representatif. Tak main-main, dana pembangunan Rp 7,5 miliar digelontorkan guna mendukung pendidikan yang mengadopsi sistem pondok pesantren. Keberadaan asrama efektif membendung pengaruh negatif dengan pengawasan ustaz dan ustazah selama 24 jam.
Hingga saat ini, MTA memiliki 23 sekolah di semua jenjang pendidikan. Sebanyak 18 di antaranya tingkatan pra-SD, meliputi Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Raudhatul Athfal (RA). Yayasan MTA juga mendirikan dua Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Adapun SMP dan SMA masing-masing satu sekolah, ditambah Sekolah Luar Biasa (SLB).
Kajian Rutin
Pujian juga diberikan Nasaruddin atas pembelajaran rutin berupa kajian yang digelar setiap pekan. Melalui kajian ini, masyarakat meningkatkan pengetahuan agama mereka.
Mantan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag itu menyebut MTA telah ikut menciptakan umat Islam menjadi satu kesatuan yang kokoh. Namun, perjuangan itu akan menghadapi tantangan berat. “Orang lain boleh menyebut MTA itu apa saja. Tapi MTA telah berbuat banyak bagi bangsa ini. Seharusnya sisi positif yang telah dijalankan bisa ditiru,” tandas dia.
Wakil Bupati Sragen, Daryanto, juga hadir dalam pengajian akbar dalam rangka peresmian asrama putra SMP MTA Gemolong itu. Di depan jamaah, dia berharap yayasan ini bisa mendirikan MTA Center. Menurut Daryanto, MTA Center merupakan satu kompleks pusat pendidikan dimana sekolah dan asrama terletak dalam satu lokasi.
Pendidikan disebutnya sebagai investasi jangka panjang. Hasil pembenahan dan peningkatan mutu pendidikan saat ini baru akan dipetik 10-20 tahun ke depan.
Ketua Yayasan MTA Pusat, Al Ustadz Ahmad Sukina, menjelaskan, pembangunan fasilitas pendidikan masih akan terus berlanjut. “Ke depan, kami akan membangun asrama putri. Mungkin akan lebih besar karena jumlah siswi banyak,” papar Sukina.
Seluruh dana pembangunan disebutnya berasal dari umat. Menurut Al Ustadz, jihad yang merupakan salah satu sendi keimanan terdiri atas dua unsur, jihad bi amwal dan jihad bi anfus. Apabila keduanya diamalkan, umat tak akan kekurangan dana untuk membiayai syiar. Sejak berdiri, MTA membiayai seluruh kegiatan sendiri karena warganya berpartisipasi untuk meneladani Nabi Muhammad dan sahabat-sahabatnya. (Hanung Soekendro-65)
Semoga keberkahan senantiasa bersama kita, dan Allah senentiasa membersamai langkah kita semua.

Dimuat : Harian SUARA MERDEKA 05/12/2011
Artikel ini di coppy sepenuhnya dari  »    www.mt@-online.com    www.mt@fm.com
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. mta online ( brosur ahad - jihad pagi ) majlis tafsir al quran - Kebumen
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger